Kata Kata Mutiara Iwan Fals - Hallo sahabat Kata Bijak Blogs, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kata Kata Mutiara Iwan Fals, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kata-Kata Mutiara, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kata Kata Mutiara Iwan Fals
link : Kata Kata Mutiara Iwan Fals

Baca juga


Kata Kata Mutiara Iwan Fals

Kata Kata Mutiara Iwan Fals


Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau
Dimana kehidupan disitulah jawaban
Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja
Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu
Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali
Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia
Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi
Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan
Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian
Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar
Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti
Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota
Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan
Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti
Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi
Ada dan tak ada nyatanya ada
Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang
Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi
Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang
Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan
Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?
Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah
Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita
Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang
Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah
Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka
Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu
Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu
Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan
Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?
Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung
Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati
Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah
Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang
Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan
Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri
Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi
Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang
Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik
Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”.
Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara
Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang
Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun
Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?”
Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu
Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya
Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru
Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah
Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani
Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam


Demikianlah Artikel Kata Kata Mutiara Iwan Fals

Sekianlah artikel Kata Kata Mutiara Iwan Fals kali ini, mudah-mudahan bisa membuat Anda horny dan terangsang, sampai jumpa di postingan foto hot lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kata Kata Mutiara Iwan Fals dengan alamat link https://katabijak-blogs.blogspot.com/2017/04/kata-kata-mutiara-iwan-fals.html

0 comments:

Post a Comment

Pembaca yang baik selalu meninggalkan Komentar...

Kata Bijak Blogs. Powered by Blogger.